Sabtu, 09 Februari 2019

Kampung Arab Pekojan Kota Tua Jakarta

Kawasan Pekojan terletak di kecamatan Tambora Jakarta Barat. Kawasan ini terletak pula di jantung kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Kampung Arab Pekojan merupakan Kampung Arab di Jakarta. kata Pekojan berasal dari kata Koja yakni daerah di India yang penduduknya beragama Islam dan sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai saudagar. Pada awal abad ke-20 Kampung Arab Pekojan menjadi tempat kelahiran organisasi pendidikan Jamiatul Kheir yang didirikan oleh dua orang bersaudara Shahab, Ali dan Idrus, Syekh Basandid, dan Muhammad Al-Mashur. Di Pekojan Pemerintah kolonial Belanda mengenakan sistem passenstelsel (semacam KTP) dan wijkenstelsel (pemukiman berdasarkan etnis)bukan saja menempatkan mereka di pemukiman khusus tetapi juga mengharuskan mereka memiliki surat pas atau surat jalan apabila ingin bepergian ke luar wilayah.

Sebelum dihuni oleh orang Arab asal Yaman, Pekojan dihuni oleh orang-orang India muslim asal Bengali. Meskipun terkenal dengan sebutan Kampung Arab, saat ini Pekojan dihuni pula oleh warga etnis Tionghoa.

Menurut salah satu warga Pekojan keturunan Arab, Ahmad Assegaff (64 tahun) banyak warga etnis Arab yang telah pindah ke kawasan lainnya di Jakarta seperti Condet, Kampung Melayu, Cawang, Kwitang, dan Tanah Abang. Dia melanjutkan namun masih ada beberapa warga keturunan Arab yang masih tinggal di Pekojan.

Sebagai sebuah kampung tua, kawasan Pekojan memiliki sejumlah peninggalan bersejarah seperti Masjid Al-Ansor (1648), Masjid Kampung Baru (1748), Masjid An Nawier (1760), Masjid Adz Zawiyah (1812), Musholla Raudhoh (1887), dan Langgar Tinggi (1829) yang masih kokoh berdiri hingga kini.

Daftar Pustaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Pekojan,_Tambora,_,Jakarta Barat.
https://kumparan.com.
https://travel.kompas.com.
https://www.kompasiana.com.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar