Kamis, 07 Februari 2019
Museum Nasional
Museum Nasional terletak di Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 12 Gambir Jakarta Pusat. Museum ini merupakan museum tertua di Indonesia. Museum yang mempunyai nama lain yaitu Museum Gajah atau Gedung Arca ini dibangun oleh pemerintah Belanda pada tahun 1862 dan mulai digunakan sebagai museum sejak tahun 1868. Dulu museum ini bernama Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Lembaga Ilmun Pengetahuan Batavia).
Eksistensi museum ini dimulai dengan berdirinya Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen pada tanggal 24 April 1778 yang digagas oleh Gubernur Jenderal VOC Reinier de Klerck. Pada masa itu di Eropa sedang terjadi revolusi intelektual (The Age of Enlightenment) yaitu di mana-mana orang-orang mengembangkanpemikiran-pemikiran ilmiah dan ilmu pengetahuan. Pada tahun 1752 di Haarlem, Belanda, berdiri De Hollandshe Maatschappij der Wetenschappen (Maskapai Ilmu Pengetahuan Belanda). Hal ini mendorong orang-orang Belanda yang tinggal di Batavia mendirikan organisasi sejenis.
Bataviaasch Genootschap Van Kunsten en Wetenschappen didirikan untuk memajukan dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang biologi, fisika, arkeologi, kesusateraan, etnologi, dan sejarah, dan menerbitkan hasil penelitian. Lembaga ini memiliki semboyan " Ten Nutte van Het Algemeene " (Untuk Kepentingan Masyarakat Umum).
Salah satu pendiri lembaga ini, JWM Radermacher, menyumabangkan rumahnya di Jalan Kalibesar kawasan Kota Tua Jakarta. Kecuali itu dia menyumbangkan sejumlah koleksi benda budaya dan buku yang sangat berguna. Koleksi benda budaya dan buku itu kelak menjadi cikal bakal berdirinya Perpustakaan Nasional.
Pada masa penjajahan Inggris di Jawa, Letnan Gubernur Jenderal Inggris di Jawa Sir Thomas Stamford Raffles menjadi direktur lembaga ini. Oleh karena itu rumah di Kalibesar sudah penuh dengan koleksi, Raffles memerintahkan pembangunan Gedung Literary Society sebagai museum dan ruang pertemuan (dulu disebut Gedung Societeit De Harmonie). Bangunan ini berlokasi di Jalan Majapahit Nomor 3. Sekarang di tempat ini berdiri Gedung Sekretariat Negara Republik Indonesia, di dekat Istana kepresidenan.
Oleh karena jumlah koleksi Bataviaasche Genootschap Van Kunsten en Watenschappen terus bertambah, maka dibangunlah gedung baru pada tahun 1862 dan mulai digunakan sebagai museum pada tahun 1868. Tanahnya meliputi Rechthoge School (kini Gedung Kementerian Pertahanan). Di depan gedung ini terdapat patung gajah sumbangan dari raja Thailand Chulalongkorn yang mengunjungi museum ini pada tahun 1871.
Daftar Pustaka
www.museumnasional.or.id.
www.museumjakarta.com.
https://ariesasksono.wordpress.com.
https://ksmtour.com.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar