Museum Arsip Nasional adalah salah satu obyek wisata di DKI Jakarta yang layak anda kunjungi. Gedung tersebut terletak di Jalan Gajah Mada Nomor 111 Jakarta Barat. Museum ini didirikan pada tahun 1760. Gedung ini awalnya merupakan rumah milik Gubernur Jenderal Belanda Reinier de Klerck. Dahulu gedung ini dikelilingi oleh parit yang digunakan mempertahankan kota Batavia dari serangan Kesultanan Banten atau Mataram.
Setelah Reinier de Klerck meninggal, gedung ini menjadi milik Gubernur Jenderal Belanda Johannes Sieberg (1801-1805) dan tinggal di gedung ini selama penjajahan Inggris dan Perancis. Kemudian gedung ini dibeli oleh seorang Polandia keturunan Yahudi bernama Jahoede Leip Jewgiel Igel. Pada tahun 1900 ada rencana untuk membongkarnya dan membangun pertokoan di tempatnya.namun Batavia Genootschap van Kunsten en Wetenschappen ( Perhimpunan Batavia untuk seni dan ilmu). Kemudian gedung ini pernah menjadi kantor Mijnwezen Dienst (Dinas Pertambangan) Pemerintah kolonial Belanda dan Landsarchiefs (Jawatan Arsip Negara) milik Pemerintah kolonial Belanda.
Pada zaman pendudukan Jepang gedung tersebut menjadi gedung jawatan arsip pemerintah militer Jepang di Indonesia (1942-1945). Setelah kemerdekaan Indonesia, gedung tersebut menjadi gedung Jawatan Arsip Negara. Pada tahun 1961 hingga sekarang Jawatan Arsip Negara berganti nama menjadi Arsip Republik Indonesia. Pada tahun 1974 Gedung Arsip Nasional RI dipindahkan ke Jalan Ampera Raya Pasar Minggu Jakarta Selatan. Setelah pemindahan selesai pada tahun 1979, bangunan tersebut tidak digunakan sama sekali dan kondisinya menjadi semakin buruk.
Pada tahun 1992 ada desas-desus bahwa gedung lama Arsip Nasional RI akan dibongkar oleh keluarga mantan Presiden Soeharto untuk membangun pertokoan, sama seperti tahun 1900. Gedung ini diselamatkan oleh sekelompok pengusaha Belanda yang mendirikan Stichting Cadeu Indonesia (Yayasan Hadiah Indonesia) yang ingin memberikannya hadiah ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-50. Yayasan itu mengumpulkan dana untuk memugarnya dan menjadikannya sebuah museum.
Selain sebagai museum kini Gedung Arsip Nasional RI digunakan pula sebagai tempat penyelenggaraan pameran arsip dan tempat resepsi pernikahan. Museum ini dibuka untuk umum Senin hingga Sabtu pukul 9.00-16.00. Libur nasional tutup.Tiket masuk gratis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar