Jumat, 08 Februari 2019

Pasar Senen

Pasar Senen merupakan suatu wilayah yang terletak di Jakarta Pusat. Pasar Senen merupakan salah satu pusat perbelanjaan tertua di Jakarta yang sudah eksis sejak zaman kolonial Belanda. Pasar Senen dibangun oleh seorang tuan tanah Belanda bernama Justinus Vinck pada tanggal 30 Agustus 1735 yang bersamaan dengan pembangunan Pasar Tanah Abang. Awalnya pasar ini hanya dibuka hanya setiap Senin. Itu sebabnya pasar itu disebut Pasar Snees kemudian belakangan menjadi Vinckpasser dan Pasar Senen. Sejak tahun 1766 pasar ini mulai dibuka setiap hari selain Senin. Sejumlah tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno dan Hatta sering berkumpul di sini.

Pada era kemerdekaan, kawasan itu tempat berkumpulnya para seniman seperti Soekarno M. Noor, Misbach Yusa Biran dan lain-lain. Pada zaman pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin Pasar Senen dicanangkan sebagai pembangunan Proyek Senen yang dilengkapi dengan fasilitas gedung parkir melingkar, yang merupakan lokasi parkir yang pertama di Jakarta.

Pada tanggal 15 Januari 1974 terjadi Peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) di kawasan itu. Mahasiswa yang marah dengan pemerintah yang dianggap pro asing berdemonstrasi di Salemba hingga Senen.Kemudian, massa yang tak dikenal membakar Pasar Senen.
Pembangunan Proyek Senen diikuti dengan pembangunan Pasar Inpal dan Terminal bis Senen. Pasar Senen juga pernah mengalami kebakaran pada tahun 1996, 2003, 2008, 2010, dan 2016.

Daftar Pustaka

https://kumparan.com.
https://www.liputan6.com.
https://www.merdeka.com.
https://megapolitan.kompas.com.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar